Bandar lampung – RnewsLampung.id, Sepanjang Tahun 2024 Sekretariat Daerah Kota Bandar Lampung menghabiskan anggaran untuk makan minum yang angka nya cukup fantastis yaitu Rp 3.129.000.000.
Menurut Ketua DPD Komunitas Masyarakat Lampung (KOMA LAMPUNG) Panji Harkenas S.H saat melakukan investigasi dan telaah yang mendalam terkait penggunaan anggaran makan minum yang angkanya mencapai Rp 3,1 miliar lebih ditemukan fakta yang cukup mengagetkan.
Bukan karna penggunaan anggaran yang transparan dan laporan pertanggung jawaban yang sesuai aturan. Tetapi saat TIM KOMA melakukan pendalaman lebih jauh ditemukan penggunaan anggaran yang janggal dan terindikasi mark-up.
Penggunaan anggaran makan minum dalam satu tahun di sekda Kota Bandar Lampung menghabiskan sekitar Rp 3.129.000.000.
Setelah dilakukan penghitungan secara merinci terjadi kelebihan anggaran sekitar Rp.1.049.000.000.
Begini perhitungan nya, jumlah pegawai di Setdakot Bandar Lampung sebanyak 125 orang yang terdiri dari masing-masing pegawai di Bagian Adminitrasi 10 orang, Bagian Hukum 7 orang, Bagian Kerjasama 7 orang, Bagian Kesra 6 orang, Bagian Organisasi 8 orang, Peng. Barang dan Jasa 11 orang, Bagian Perekonomian 8 orang, Perencanaan 17 orang, Protokoler 28 orang, Tata Pemerintahan 6 orang, Bagian Umum 16 orang, Sekertaris 1 orang, Dengan Jumlah total 125 orang.
Berdasarkan Peraturan Kementrian Keuangan (PMK) nomor 49 tahun 2023 tentang Standar Biaya Masukan (SBM) 2024, satuan biaya makanan dan minuman rapat ditetapkan biaya untuk nasi kotak Rp 43 ribu OK dan Snack Rp 21 ribu OK.
Sesuai SBM dan jumlah pegawai Setdakot Bandar Lampung sebanyak 125 orang dikali dengan 260 hari kerja dalam setahun, sudah paling banyak anggaran tersebut seharusnya hanya sekitar Rp 2,8 miliar.
Ketua KOMA LAMPUNG dalam statmennya mengatakan, akan berkordinasi dan melaporkan dugaan kelebihan anggaran ini kepada pihak (APH) dalam hal ini KEJATI Lampung yang dijadwalkan akan menyampaikan laoran secara resmi pada hari Rabu 07 Mei 2025 di Kejaksaan Tinggi Lampung.
Selain itu Ketua KOMA Lampung Juga mengundang rekan-rekan Pers dan NGO agar dapat membersamainya pada hari Rabu nanti.
Lebih jauh Panji juga menyampaikan, gar hal serupa tidak terulang Kembali dan mendapat efek jera bagi para pejabat yang ingin bermain main dengan penggunaan anggaran negara.
Hingga berita ini di lansir Pihak SEKRETARIAT Dewan belum memberikan tanggapan dan klarifikasinya terkait hal tersebut. (REDAKSI)
