Bandar Lampung – RNewsLampung.id, Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (KGSAI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Bandar Lampung, Tama selaku ketua, mendukung langkah Wali Kota Bandar Lampung, Bunda Eva dalam pencegahan permasalahan perilaku lesbian gay biseksual dan transgender (LGBT). Menurutnya sejalan dengan visi pembangunan Kota Bandar Lampung yang Unggul, Nyaman dan Religius.
Dikatakan Tama, melindungi segenap bangsa, demikian tujuan penyelenggaraan negara yg termaktub dalam pembukaan Undang-undang Dasar (UUD) 1945. Maka, penyelenggaraan pemerintah daerah juga harus melindungi segenap warga. Menjaga dari kerusakan moral, runtuhnya nilai dan hancurnya tatanan sosial. Serta menjaga generasi dari penurunan kualitas, misalnya secara fisik karena rentan tertular HIV/AIDS atau menurunnya produktivitas.
Pasalnya LGBT dinilai menyalahi ajaran agama Islam dan tidak sesuai dengan Pancasila.
“Sudah jelas kehadiran LGBT itu ditolak. Jadi harus kita apresiasi tinggi kepada Wali Kota Bandar Lampung, karena beliau komit dengan kepentingan masyarakat. Apalagi itu tidak sesuai dengan ajaran agama dan kepribadian Pancasila,” kata Tama, Ketua KGSAI DPC Bandar Lampung, Jum’at (11/07/25).
Tama mendorong Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Bandar Lampung mengambil tindakan tegas, fokus pada sosialisasi ketahanan keluarga, perlindungan dan pelayanan terpadu. Termasuk, sambungnya, memberikan mediasi jika terjadi korban dari perilaku penyimpangan seksual LGBT. (Rls/Tim)
