Semerawut, Penggalian Lubang Milik PDAM Way Rilau di Jln. H. Komarudin Dikeluhkan Pengendara

BANDAR LAMPUNG – RN, Penggalian lubang yang diduga milik Perusahan Air Minum (PDAM) Way Rilau di jalan Haji Komarudin, Kecamatan Raja basa, Kelurahan Raja basa Jaya, kota Bandarlampung di keluhkan oleh pengendara yang melintas, pasalnya tanah hasil galian naik ke badan jalan, menyebakan jalan rusak, menyempit dan menambah beban kemacetan saat kereta api melintas.

Dari penelusuran yang dilakukan, penggalian lubang milik PDAM tersebut berada tepat di pinggir jalan Haji Komarudin, dengan panjang kurang lebih 1 KM.

Dari pantau terlihat jika tanah yang dihasilkan dari galian lubang tersebut naik hingga ke badan jalan, yang menyebabkan jalan menyempit.

Selain, itu dari penelusuran juga ditemukan penggalian yang terletak di atas badan jalan aspal, yang menyebabkan jalan rusak, dan tanah hasil galian semakin memperparah kerusakan jalan.

Atas prihal tersebut, sejumlah masyarakat yang melintas merasa terganggu, mereka berharap tanah – tanah yang masuk ke badan jalan dan kerusakan yang terjadi dapat diperbaiki.

Dilain sisi, salah satu pekerja ketika di wawancarai mengatakan jika penggalian tersebut dilakukan untuk menyalurkan air PDAM, dengan panjangan kurang lebih 1 KM.

Ia menjelaskan jika tugas mereka hanya melakukan penggalian dan pelubangan, dengan Upah Rp 20 Ribu, per meter, semetara untuk perbaikan setelah di timbun ada tim lain yang bekerja. (REDAKSI)